MENGATASI MASALAH /var/lib/dpkg/lock





pernahkah anda mengalami hal seperti ini:




E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock - open (11: Resource temporarily unavailable)
E: Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/), is another process using it?



Itu dikarenakan .Mungkin Lagi buka synaptic ato lagi pake perintah apt-get install lain di window lain.

coba perintah ini buat chek prosesnya

ps -aux | grep apt

 jika mungkin ada proses kyk gini

root 5195 4.0 1.2 58296 25576 pts/0 S+ 09:20 0:00 apt-get install links

langsung kill aja,pake printah:

sudo kill 5195

kalo masih gk bisa kasih paramteter

sudo kill -7 5196
ato kalo sudah yakin tidak ada proses apttitude lain yang berjalan, langsung saja


$ sudo rm -rf /var/lib/dpkg/lock

Semoga membantu

Referensi: http://forum.echo.or.id

UBUNTU: LOGIN SEBAGAI SUPER USER ATAU ROOT

Bagi para newbie yang baru belajar linux, masih banyak yang belum tahu cara login sebagai super user atau root. memang apa sih gunanya login sebagai root??? yah tergantung keperluan sih, mungkin anda bosan tiap buka beberapa aplikasi atau instal aplikasi harus memasukkan password terlebih dahulu, kan ribet... nah solusinya login sebagai root. kita hanya memasukkan password pada saat login... dan pada saat instal aplikasi atau keperluan lainnya tidak akan diminta password lagi... 

masih banyak keuntungan login sebagai root, yaitu kita bisa mengakses dan mengedit file yang berada di file system. mungkin yang terbiasa dengan windows berpikir, kita sudah bisa mengakses dan mengedit file system dengan user yang dibuat pada saat instalasi. nah, itu karena user yang dibuat pada saat instalasi windows akan menentukan user tersebut sebagai administrator, berbeda dengan linux, kita terlebih dahulu harus melakukan beberapa langkah.

*masuk ke terminal caranya klik Menu>>Accecories>>Terminal atau tekan ctrl+alt+t
*Pada terminal, ketikkan perintah : sudo passwd, lalu tekan “Enter” 
*kemudian masukkan password user, lalu tekan "Enter" 
*Setelah itu ada permintaan membuat Password Root baru “Enter New UNIX Password”, isi dengan password yang di inginkan, lalu tekan “Enter”. 
*Setelah itu akan ada permintaan menulis ulang password “Retype New UNIX Password”, isi dengan password yang kita masukkan tadi, lalu tekan “Enter”.

 *kemudian kita bisa logout dan masuk sebagai root dengan cara pilih other dipilihan user kemudian masukkan
username: root
password: yang kita isikan di "Enter New UNIX Password”.

Hanya dianjurkan login sebagai root ketika tidak bisa mengakses file atau yang lain sebagai user biasa. karena bisa saja secara tidak sengaja kita menghapus file system atau hal yang bisa menyebabkan error. sebagai solusinya kita bisa login sebagai user biasa dan menjalankan perintah root lewat terminal.

*masuk ke terminal caranya klik Menu>>Accecories>>Terminal atau tekan ctrl+alt+t *Pada terminal, ketikkan perintah: sudo su
*kemudian masukkan password user, lalu tekan "Enter" 
*nah sekarang kita bisa menjalankan perintah di terminal tanpa harus memasukkan password lagi atau mengakses dan mengedit file lewat terminal.


CARA MENGEMBALIKAN GRUB ATAU BOOTLOADER LINUX YANG HILANG (UBUNTU BASE)

CARA AMPUH PERTAMA

  1. Pertama-tama kita harus mempersiapkan Ubuntu Live CD atau Live USB
  2. Kemudian ubah settingan pada BIOS, CD atau flash disk pada urutan pertama (first boot option)
  3. Jika PC Anda sudah diset untuk boot ke CD-ROM, Anda bisa menunggu sampai layar pilihan boot Ubuntu muncul pilih saja Try Ubuntu (without any change on your computer)
  4.  Setelah masuk Live CD Desktop jalankan Terminal dengan meng-klik menu Applications > Accessories > Terminal
  5. Cek partisi Linux kita dengan menggunakan perintah sudo fdisk -l
  6. Setelah diketahui partisi Linuxnya (misalkan partisi Linux pada laptop saya adalah sda7), kemudian lakukan mounting seperti berikut ini.

sudo mount -t ext4 /dev/sda7 /mnt/
sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/
sudo chroot /mnt /bin/bash

Sekarang kita akan mengembalikan GRUB ke MBR, perintahnya grub-install /dev/sda
  1. sekarang kita akan mengembalikan kedalam partisi Linuxnya (dalam hal ini lokasi partisi Linux laptop saya berada di /dev/sda7), perintahnya grub-install /dev/sda7
  2. Jika tidak ada pesan error maka setelah Anda melakukan Reboot, bootloader akan kembali seperti semula.
  3. Ada pesan error bukan?? Ha...ha... tenang tenang, gunakan command grub-install --force /dev/sda7
  4. Bersenang lah... linux Anda telah jadi. Bersyukur pada Allah... Sholat yang lama + baca Do'a yang sulit-sulit ^_^
Source: http://www.facebook.com/groups/ayobelajarlinux/doc/324959437516068/

Dasar: instalasi Program Sumber (*.tar, *.tar.gz, *.tar,bz2)

Sekarang, saya (mewakili para senior2 lainya) akan mempraktek-kan cara sederhana untuk melakukan instalasi file tar.gz atau tar.bz2. Sebagai bahan praktek, saya menggunakan program xbill yang bisa di dapat di http://www.xbill.org/ dengan cuma-cuma!

Setelah download selesai, buka terminal dan pindah direktori aktif ke-dimana file downloadnya disimpan. Misalnya ada di ~/Downloads.

$ cd ~/Downloads



kemudian, kita extrak dengan perintah 'tar xvf'

$ tar xvf xbill-2.1.tar.gz

parameter 'xvf', akan mendeteksi jenis kompresi secara otomatis. jadi sangat memudahkan sekali, :D



Setelah berhasil di ekstrak, pindah direktori aktif ke folder hasil ekstrak tadi dan perhatikan isinya



perhatikan file configure, INSTALL, README. Terlihat disitu kalo filenya ada semua. Sementara kita skip saja file README-nya (walaupun penting), langsung saja arahkan pada file INSTALL karena 'biasanya' petunjuk instalasi yang benar ada di file INSTALL!



Baca menggunakan perintah 'less'

$ less INSTALL



Bagaimana? bukankah dalam file INSTALL itu kita diberi petunjuk untuk cara instalasi yang benar kan?



Bahkan terdapat informasi tentang dependensi-nya, :)

Dan sepertinya sudah tidak perlu di per-panjang lebarkan karena dalam gambar, teks dapat dibaca dengan jelas.(heheheh,...:P)

ini, langkah-langkanya, saya mengikuti petunjuk dari file INSTALL tadi



oh iya, saat menjalankan perintah ./configure (<= untuk melakukan konfigurasi aplikasi ke sistem), saya menambahkan beberapa parameter. ini hanya untuk memastikan kalau nanti berkas2 program diletakan dalam direktori itu,.. :D

Jalankan perintah make untuk meng-compile program bila tidak terjadi kesalahan/ error



kemudian make install bila tidak terjadi kesalahan juga dan tentu saja, perintah ini hanya manjur bila kita menggunakan akses root.

$ sudo make install

atau

$ su -c 'make install'

dan selesai, :)



**haduh,.... sampe kringetan, tangan gemetar, dan jantung berdebar debar, gimana kalo sampe salah tulis,... T.T**

[EDIT]
gak semua file tar.gz cara instalasinya sama, silahkan baca baca file INSTALL, README, atau kalau gak ada, silahkan merujuk pada dokumentasi yang ada di website publishernya. heheheh,... :

Source: http://www.facebook.com/groups/ayobelajarlinux/doc/333697969975548/

DAFTAR EBOOK/DOCUMENTATION LINUX

Daftar ini untuk memudahkan pencarian Dokumentasi dari masing-masing distro Linux :

  1. LINUX   : http://en.wikipedia.org/wiki/Linux
  2. FEDORA : http://docs.fedoraproject.org/en-US/index.html
  3. REDHAT : http://docs.redhat.com/docs/en-US/index.html
  4. CentOS  : http://www.centos.org/docs/
  5. DEBIAN  : http://www.debian.org/doc/
  6. ClearOS : http://www.clearfoundation.com/docs/
  7. Blankon  : http://dev.blankonlinux.or.id/browser/pattimura/blankon-example-content/buku-panduan-pattimura.pdf?format=raw
  8. ................................................................

Silahkan dilanjutkan ya !

Source: http://www.facebook.com/groups/ayobelajarlinux/doc/339154072763271/

Howto Compile and Install Linux Kernel 3.2 / 3.1 / 3.0 in Ubuntu 11.10, 11.04, 10.10 and 10.04

ere in this post I will explain how to compile and install Linux Kernel 3.0 and Linux Kernel 3.1 in Ubuntu. Linux Kernel 3.0.1 is the latest stable release and you can download it from kernel.org. If you are new to Linux then I strongly recommend you try with Linux Kernel 3.0 and you can later patch it with Linux Kernel 3.0.1. If you don’t like to compile the kernel, then you can directly install the debian packages Click Here. Fedora users Click Here.

info release: BACKBOX LINUX 2.01

BackBox adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu dikembangkan untuk melakukan tes penetrasi dan penilaian keamanan. Dirancang untuk menjadi cepat, flexibel, mudah digunakan dan sudah menyediakan repositori sendiri sehingga tools softwarenya selalu diperbarui ke versi stabil dan digunakan sebagai ethical hacking tools.

Release terbaru, yaitu backbox 2.01 berbasis ubuntu 11.04, dengan Linux Kernel 2.6.38 and Xfce 4.8.0

apa yang baru dari backbox 2.01:

System upgrade
Performance boost
New look
Improved start menu
Bug corrections
New sections such as Forensic Analysis, Documentation & Reporting and Reverse Engineering
New Hacking tools and updated tools such as dradis 2.8, ettercap 0.7.4.2, john 1.7.8, metasploit 4.2, nmap 5.51, set 2.5.2, sleuthkit 3.2.1, w3af 1.0, weevely 0.5, wireshark 1.6.3, etc.


System requirements:

32-bit or 64-bit processor
256 MB of system memory (RAM)
4.4 GB of disk space for installation
Graphics card capable of 800×600 resolution
DVD-ROM drive or USB port


Download: BackBox Linux 2.01

SELAMAT DATANG DI SIDRAP LINUX COMMUNITY...